Cantik Dan Sehat Dengan Jeruk Nipis
Hallo
semuanya, selamat datang di blog ku.
Sebelumnya
terimakasih sudah mau berkunjung ke blog
aku, ini adalah pertama kalinya aku menulis artikel tentang jeruk nipis.
Apakah
kalian pernah berpikir tentang pemanfaatan bahan alam untuk produk kesehatan bahkan
dalam dunia kecantikan? Hebat bukan kalau kita dapat memanfaatkan hal kecil
yang ada di alam. Contohnya adalah bahan yang akan kita bahas pada artikel kali ini, kalian
pasti sudah tahu bahwa jeruk nipis sangat mudah didapatkan di pasaran. Jeruk
nipis juga sangat terkenal akan kandungan vitamin C nya yang sangat baik untuk
kesehatan tubuh, nah kali ini kita akan membahas pemanfaatkan jeruk nipis untuk
kesehatan maupun kecantikan.
Masyarakat
Indonesia saat ini sudah banyak yang memanfaatkan tanaman herbal sebagai
alternatif obat tradisional. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai
pengobatan herbal adalah jeruk nipis. Jeruk nipis atau Citrus
aurantifolia adalah tanaman poliembrionik yang ditanam
di berbagai negara dan tumbuh di daerah subtropik atau tropik seperti Florida
Selatan, India, Meksiko, Egyp, dan Hindia Barat. Selain itu di Indonesia juga
banyak terdapat tanaman ini karena iklimnya yang tropis. Tanaman ini termasuk
ke dalam Kingdom: Plantae; Phylum: Magnoliophyta; Order: Sapindales; Family: Rutaceae; Genus: Citrus
dan Spesies: Citrus aurantifolia
(Enejoh, dkk., 2015). Jeruk nipis adalah salah satu tanaman yang banyak
digunakan oleh masyarakat Indonesia baik sebagai bumbu masakan ataupun secara
empirik digunakan sebagai obat (Razak, dkk., 2013).
Jeruk
nipis sangat mudah didapatkan dan dicari keberadaannya, karena dia bisa tumbuh
di negara beriklim subtropik maupun iklim tropik seperti negara kita Indonesia
dan juga banyak terdapat di negara-negara lain. Selain mudah didapatkan, harga
jeruk nipis di pasaran juga lumayan murah dan sangat banyak dijual bahkan
pohonnyaa juga sangat mudah ditemukan di mana pun. Nah, jeruk nipis juga sangat
banyak mempunyai manfaat bagi kehidupan kita, bisa untuk kesehatan kita,
kecantikan, bahkan untuk makanan, dan minuman.
Menurut
Lusi (2014: 1-4) menyatakan bahwa jeruk nipis mengandung unsur – unsur senyawa
kimia yang bemanfaat, seperti asam sitrat, asam amino, minyak atsiri, damar,
glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan
C. Kandungan Gizi dalam 100gram buah jeruk nipis mengandung vitamin C sebesar
27 miligram, kalsium 40 miligram, fosfor 22 miligram, hidrat arang 12,4 gram,
vitamin B1 0,04 miligram, zatbesi0,6 miligram, lemak 0,1 gram, kalori 37 gram,
protein 0,8 gram dan mengandung air 86 gram. Nah dari berbagai kandungan yang
dimiliki jeruk nipis tersebut, jeruk nipis sangat banyak mempunyai manfaat bagi
kesehatan kita. Seperti untuk pencegahan infeksi, karena kandungan vitamin C
yang mencegah infeksi bakteri maupun virus dalam tubuh kita, selain itu
kandungan vitamin C nya juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh
khususnya di musim pancaroba. Kandungan asam sitratnya juga dapat membantu
menurunkan berat badan karena asam sitrat dapat membakar banyak kalori dalam
tubuh dan menyimpan lemak lebih sedikit dari biasanya. Kandungan antioksidannya
ternyata dapat mencegah risiko terkena kanker, itu karena sifat antioksidannya
dapat meningkatkan pertumbuhan sel yang sehat sehinnga terhindar dari sel
kanker yang jahat. Tapi kalian juga harus berhati-hati ya, jika kebanyakan
minum air jeruk nipis bisa mengakibatkan asam lambung kita naik, jadi gunakan
sewajarnya saja ya dan jangan sampai berlebihan. Ingat! Hal-hal yang berlebihan
itu tidak baik.
Sumber: https://plus.kapanlagi.com/14-cara-memutihkan-wajah-dengan-jeruk-nipis-bisa-bikin-kulit-kencang-juga-lhonumber-369bcd.html
Jeruk
nipis memiliki kandungan senyawa flavonoid dimana flavonoid merupakan golongan senyawa
polifenol terbesar yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri
(Adindaputri, dkk, 2013). Jeruk nipis juga bermanfaat dalam hal kecantikan, kandungan
antibakteri pada jeruk nipis bisa digunakan untuk mencegah jerawat pada kulit
wajah. Berdasarkan hasil penelitian dari Razak dkk (2013: 6), minyak atsiri
pada daun jeruk nipis yang menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus
aureus, juga terdapat pada air perasan buah jeruk nipis.
Selain itu juga, dengan mengetahui adanya kebiasaan ditengah masyarakat,
mengenai penggunaan air perasan buah jeruk nipis dalam upaya menghilangkan
jerawat serta penyembuhan luka agar tidak terjadi abses, dimana salah satu
penyebabnya Staphylococcus aureus.
Efek
air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri dapat menghambat pertumbuhan
bakteri Eschericia coli, Streptococcus haemolyticus, dan Staphylococcus
aureus. Eschericia coli adalah salah satu jenis spesies
utama bakteri gram negatif, berbentuk batang pendek (kokobasil). Escherichia
coli dapat bertahan hingga suhu 60°C selama 15 menit atau
pada 55°C selama 60 menit. Hidup pada tinja dan menyebabkan masalah kesehatan
pada manusia, seperti diare, muntaber serta masalah pencernaan lainnya (Brooks,
2005).
Dari
penelitian tersebut dapat kita gunakan jeruk nipis untuk mencegah jerawat
membandel pada wajah kita. Salah satunya dengan pengaplikasian masker jeruk
nipis pada waja kita. Caranya sangat mudah, yaitu ambil beberapa jeruk nipis,
secukupnya saja ya agar bisa diaplikasikan ke wajah, cuci bersih dan potong
serta peras jeruk nipis tersebut ke dalam wadah yang telah disediakan. Jangan
lupa cuci bersih dan keringkan wajah kalian ya sebelum maskeran. setelah wajah
kalian bersih dari kotoran dan debu-debu yang menempel, aplikasikan perasan
jeruk nipis tersebut ke wajah kalian, kalian bisa menggunakan kuas masker agar
lebih mudah mengaplikasikannya, tunggu 10-15 menit sampai masker tersebut
kering dan meresap sempurna. Lalu bilas wajah kalian dengan air bersih, nah
mudah sekali kan cara maskerannya. Kalian bisa menggunakan masker jeruk nipis
ini 2 sampai 3 kali seminggu. Masker ini bukan hanya untuk jerawat yang sedang
meradang saja, tetapi juga bisa untuk menghilangkan bekas jerawat serta
mencerahkan wajah. Nah, banyak sekali kan manfaat dari buah satu ini, bukan
untuk kesehatan saja, tetapi juga untuk kecantikan.
Sampai
disini dulu ya bahasan kita kali ini, kalian bisa kasih saran apa lagi yang mau
aku bahas di blog ini. Oh iya maaf jika ada kekurangan dan kesalahan dalam
penyampaian informasi ini, karena aku juga masih dalam tahap belajar, ditunggu
saran-saran dari kalian. Jangan lupa share dan comment ya! Terimakasih.
Referensi:
Adindaputri
Zenia, Nunuk Purwanti, Ivan Arie Wahyudi. 2013. Pengaruh Ekstra Kulit Jeruk
Nipis (Citrus aurantifolia Swingle)
Konsentrasi 10% Terhadap Aktivitas Enzim Glukosiltranferase Sterptococcus mutans. Majalah Kedokteran
Gigi. 20 (2). 126131.
Brooks GF. 2005. Mikrobilogi Kedokteran.
Jakarta : Salemba Medika.
Enejoh, O. Sunday., Ibukun O.
Ogunyemi., Madu S. Bala., Isaiah S. Oruene., M.M. Suleiman., Suleiman F.
Ambali. 2015. Ethnomedicinal Importance of Citrus
aurantifolia (Christm) Swingle. The Pharma Inovation Journal. 4 (8). 01-06.
Lusi,
I. N. 2013. Pemanfaatan Kandungan Air Jeruk Nipis (The Utilization Content
Water Lime). Jurnal UNEI h. 1-4.
Razak A, Djamal A, Revilla G.
2013. “Uji Daya Hambat Air Perasan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap
Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara in vitro”. Jurnal
Kesehatan Andalas. 2 (1). Hal 6.